Catat, Ini Jalur Alternatif Mudik Lewat Banyumas Jawa Tengah

Jalur alternatif jalan kabupaten itu disiapkan untuk mengurangi kepadatan jalur utama jalan nasional seperti yang kerap terjadi di jalur Lumbir.

Kamis, 18 Mei 2017 09:28 WIB

Ilustrasi. Pekerja menggunakan alat berat untuk memperbaiki lapisan aspal untuk persiapan jalur mudik lebaran di Jalur Pantura, Lohbener, Indramayu, Jawa Barat, Selasa (2/5/2017). (Foto: ANTARA)


KBR, Banyumas – Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah menyiapkan belasan jalan kabupaten sebagai jalur alternatif untuk mengantisipasi kemungkinan kemacetan pada arus mudik dan balik Lebaran 2017 mendatang.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Binamarga Banyumas, Irawadi mengatakan tahun ini pemerintah daerah menyiapkan sekitar 10 sampai 20 jalur alternatif mudik.

Jalur alternatif jalan kabupaten itu disiapkan untuk mengurangi kepadatan jalur utama jalan nasional seperti yang kerap terjadi di jalur Lumbir. Pada arus mudik tahun lalu, jalur Lumbir-Wangon sempat mengalami kemacetan hingga enam kilometer.

Jalan kabupaten itu berada di ruas-ruas rawan macet, mulai dari perbatasan Cilacap-Banyumas di Jalur Lintas Selatan, jalur penghubung jalur Pantai Utara (Pantura) menuju Jawa Tengah antara Brebes-Ajibara, serta jalur tengah antara Banyumas-Kebumen.

"Pada saat jalur Lumbir terjadi kemacetan, maka jalur antara penghubung Lumbir-Wangon kita siapkan. Jalur penghubung Gumelar juga kita siapkan. Jadi jika terjadi kemacetan di jalur nasional atau provinsi, maka jalan kabupaten itu bisa digunakan, bisa dialihkan ke situ," kata Irawadi kepada KBR, Kamis (18/5/2017).

Irawadi menjelaskan saat ini jalan-jalan yang dipersiapkan untuk jalur alternatif itu sedang diperbaiki atau dibangun kembali. Dia menargetkan sebelum arus mudik dan balik dimulai pada H-10, lebaran jalur alternatif tersebut sudah bisa digunakan.

Irawadi menyebutkan beberapa jalur alternatif mudik di Banyumas. Diantaranya:

Di Jalur Lintas Selatan, antara Cilacap-Banyumas. Jika terjadi kepadatan di jalur Lumbir, maka arus kendaraan diarahkan ke jalur alternatif di jalur Dermaji-Paningkaban, yang tembus ke Wangon dan Ajibarang. Jalur Lumbir diidentifikasi berpotensi terjadi macet lantaran jalur berkelok, menanjak dan ada sejumlah ruas jalur sempit.

Di jalur penghubung antara Pantura-Jalur Tengah Jawa, yang terdapat di Brebes-Ajibarang. Disiapkan jalur alternatif di Gumelar dan Kalisari-Cilongok.

Sementara di ujung timur, antara Banyumas-Kebumen, pemerintah daerah menyiapkan jalur alternatif penghubung antara jalur tengah menuju jalur Pantai Selatan Daendels.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh

KKP Gagal Capai Target Ekspor Ikan

  • HRW Usulkan 4 Isu Jadi Prioritas Dialog Jakarta Papua
  • Terduga TBC di Medan Capai Seribu Orang
  • Dalai Lama Luncurkan Aplikasi

Kemiskinan, konflik senjata, norma budaya, teknologi komunikasi modern, kesenjangan pendidikan, dan lain-lain. Kondisi-kondisi ini membuat anak rentan dieksploitasi