Besok Eksekusi Hukuman Cambuk bagi Gay, Ourvoice Siapkan Rehabilitasi

"Membantu sampai selesai. Kita tawarkan itu lebih ke pemulihan, baik kesehatan atau kondisi psikologis,”

Senin, 22 Mei 2017 21:59 WIB

Ilustrasi (foto: Antara)


KBR, Jakarta– LSM Ourvoice berjanji akan membantu proses pemulihan MT dan MH, pasangan sejenis yang mendapat hukuman 85 cambuk dari Aceh. Selain kesehatan, kondisi psikologis kedua korban juga akan diberikan perhatian pascahukuman nanti.

Aktivis Ourvoice Hartoyo mengatakan,  saat ini sudah melakukan pertemuan dengan korban di Aceh. Ia menjelaskan, kondisi keduanya dalam keadaan baik. Kedua korban juga mengaku pasrah dengan hukuman yang akan dijalaninya besok.

“Kita sudah bertemu dengan korbannya. Besok kita akan mencoba menyaksikan pencambukan. Kita berjanji akan membantu sampai selesai. Kita tawarkan itu lebih ke pemulihan, baik kesehatan atau kondisi psikologis,” kata Aktivis Ourvoice Hartoyo  saat dihubungi KBR, Senin (22/05/17).

Hartoyo menjelaskan, nantinya usai pencambukan, keduanya akan dikembalikan kepada keluarga masing-masing.

“Tadi kita bertemu baru satu korban aja, karena waktu yang mepet. Tadi disampaikan bahwa mereka memang mau kembali ke kampungnya masing-masing,” jelasnya.

Terkait hukuman cambuk, Hartoyo  menilai pemerintah seharusnya  mencabut hukuman yang tidak manusiawi ini. Kata dia, hukuman  seperti ini sudah ditinggalkan negara-negara maju sejak 200 tahun lalu.

“Ya rekomendasi kita terkait hukuman ini, ya seharusnya dicabut yah. Kalau kita melihatnya ini lebih suatu hal yang politis yah, jadi seharusnya Indonesia sudah tidak lagi  menggunakan hukum  yang oleh negara maju itu sudah ditinggalkan,” jelasnya.

Sebelumnya pria berinisial MT (24) dan  MH (20) ditangkap  warga atas tudingan  melakukan hubungan seks sesama jenis pada 28 Maret 2017. Mahkamah Syariah Kota Banda Aceh, menghukum masing-masing 85 kali cambuk.  Pencambukan rencananya akan dilaksanakan di Banda Aceh pada besok (Selasa, 23 Mei 2017).


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Kemenhub Imbau Truk Barang Mulai Operasi 3 Juli

  • H+4 Lebaran, Stasiun Pasar Senen Masih Padat Penumpang
  • Bayi Simpanse Korban Penyelundupan Mati
  • Ronaldo Punya Anak Kembar

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?