Jokowi: Mei 2018 Bandara Kertajati Mulai Beroperasi

"Progres pembangunannya kira-kira sudah 50%. Bulan depan sudah akan kita mulai," kata Presiden Jokowi.

Rabu, 18 Apr 2018 14:19 WIB

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi , Kepala Staf Kepresidenan Jenderal Purn TNI Moeldoko dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meninjau Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Selas

KBR, Cirebon - Presiden Joko Widodo memastikan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat mulai beroperasi pada Mei 2018 mendatang.

Kepastian itu disampaikan setelah meninjau langsung progres pembangunan bandara yang dimulai sejak dua tahun lalu. Jokowi mengatakan, peluncuran BIJB Kertajati bakal dilangsungkan pada 24 Mei 2018.

"Progres pembangunannya kira-kira sudah 50%. Bulan depan sudah akan kita mulai," katanya, Selasa 17/04/2018.

Untuk mempermudah masyarakat mencapai bandara, infrastruktur pun telah disiapkan termasuk jalur kereta yang langsung menuju bandara. "Ini akan dikoneksikan dengan jalan Tol Cipali dan rencana akan ada kereta langsung masuk ke sini."

Jokowi menambahkan, bandara seluas 1.800 hektar pada tahap awal ini mampu menampung sebanyak 5,6 juta penumpang. Bukan saja untuk penumpang mudik pada H-10 hingga H+10 lebaran 2018 melainkan juga jadi pemberangkatan sekitar 2 ribu jemaah haji.

"Bandara ini akan melakukan penerbangan untuk lebaran ke lima atau enam kota, dan jamaah haji dari Majalengka dan Sumedang," imbuhnya.

Baca juga:

Namun begitu, bandara terbesar kedua setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta ini menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, sebelum sepenuhnya digunakan akan terlebih dulu melalui sejumlah tahapan.

“Akhir Mei akan dilakukan soft opening dan grand opening-nya direncanakan menjelang lebaran," kata Budi Karya.

Pembangunan bandara tersebut selama ini merupakan kerja bersama antara Pemda, BUMD, dan Swasta. Budi melanjutkan, pada penerbangan perdana hanya pesawat-pesawat tertentu yang bisa melakukan perjalanan karena infrastruktur pun belum 100 persen rampung.

"Belum bisa wide body. Jadi nero body, pesawat jenis ini dapat menampung kira-kira 200 penumpang. Direncanakan paling tidak satu hari bisa 10-20 flight," jelasnya.

Baca juga:




Editor: Nurika Manan

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Puluhan organisasi Masyarakat sipil melalui gerakan #BersihkanIndonesia menantang kedua capres dan cawapres yang berlaga dalam Pemilu Presiden 2019 mewujudkan komitmen “Indonesia Berdaulat Energi".