Terduga Teroris Tuban, Perilaku Risky Berubah Setengah Tahun Lalu

Jenazah diperkirakan sampai Semarang besok.

Senin, 10 Apr 2017 22:43 WIB

Lokasi penembakan terduga teroris di Tuban Jawa Timur (Foto: Antara)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Semarang- Jenazah terduga teroris asal Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Risky Rohmat dikabarkan sampai di Semarang besok pagi. Lurah Kuningan, Kecamatan Semarang Utara, Joko Sumarno menuturkan, Risky merupakan pemuda yang dikenal baik oleh warga kampungnya.

"Sebenarnya itu anak yang baik, cuma lingkungannya aja itu, itu kan ceritanya itu kan tempat saya itu ada 3 orang yang ikut kayak pengajian itu lho," ujar Joko saat dihubungi KBR, Senin (10/04/2017).

Joko menambahkan sehari-harinya Risky membantu ayahnya yang bekerja sebagai penjual barang bekas dan pemilik bengkel sepeda. Namun, perilaku Risky berubah sejak sekitar setengah tahun yang lalu.

Risky juga mempunyai cara sholat berbeda dengan tetangga pada umumnya, seperti sholat dengan kaki melengkang, tidak menghadap kiblat, serta sholat yang mendahului adzan. Perbedaan cara sholat Risky tersebut dipengaruhi oleh almarhum kakaknya, yang terlebih dahulu mengikuti ajaran tersebut.

Jenazah Risky Rohmat diperkirakan sampai di Semarang Selasa pagi. Rencananya pihak keluarga akan langsung memakamkannya setibanya di Semarang. Itu karena para tetangga menolak untuk disemayamkan di rumahnya.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

Penunjkan Aziz untuk Gantikan Novanto Menuai Kritik

  • Kemensos Dirikan 15 E-Warung untuk Layani Kebutuhan Penerima PKH Cilacap
  • Duterte Minta Perpanjang Masa Darurat Militer di Selatan Filipina
  • Pep Guardiola Tegaskan City Belum Juara

PLN menggenjot pemerataan pasokan listrik dari Indonesia bagian barat hingga Indonesia bagian timur