Jokowi Resmikan Pembangunan 6 Ribu Unit Rusunami di Tangerang Selatan

"Itu lebih murah lagi Rp 112 juta tapi rumah tapak dan kondisinya sama,"

Kamis, 27 Apr 2017 12:28 WIB

Presiden Joko Widodo. (Foto: KBR/Danny J.)


KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo meresmikan pembangunan rumah susun sederhana milik (Rusunami) 6000 unit untuk pekerja di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Banten.  Jokowi yakin para pekerja mampu membeli hunian murah tipe 30 ini dengan uang muka  1 persen serta cicilan yang ringan.

"Harganya kurang lebih Rp 293 juta dan saya tanyakan langsung apakah harga seperti itu terjangkau oleh pekerja? Mereka menyampaikan siap membeli kalau harganya hanya seperti itu. Dengan DP hanya 1 persen, cicilan satu bulan Rp 1,12 juta," kata Jokowi dalam acara peletakan batu pertama  Rusunami di Tangerang Selatan, Banten, Kamis (27/4/2017).

Jokowi menambahkan, guna mencegah salah sasaran, pemimpin serikat buruh  akan dilibatkan dalam seleksi.

Dalam acara peresmian, hadir sejumlah pemimpin serikat buruh di antaranya, dari Presiden dan Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dan Yorrys Raweyai, serta Presiden Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Mudhofir Khamid.

"Jangan sampai nanti yang mendapatkan yang di luar pekerja dan di luar buruh. Seleksinya nanti di pimpinan-pimpinan serikat buruh dan serikat pekerja," imbuhnya.

Pembangunan rusunami ini dikerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan melalui anak perusahaannya PT PP Urban. Setiap unit memiliki luas 30 meter persegi yang terdiri dari 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, dapur dan ruang keluarga. Enam ribu unit rusunami ini diperkirakan dapat menampung 18 ribu jiwa.

"Untuk rusunami yang kita groundbreaking ini, saya minta diselesaikan sesegera mungkin, karena banyak pekerja yang membutuhkan," ujar Jokowi.

Pekan depan Jokowi juga dijadwalkan meresmikan hunian murah untuk pekerja berupa rumah tapak (landed house) di Depok, Jawa Barat. Sebanyak 2000 unit rumah tipe 21 dijual dengan harga Rp 112 juta.

"Itu lebih murah lagi Rp 112 juta tapi rumah tapak dan kondisinya sama,"  kata dia.

Jokowi berjanji akan terus mendorong Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat membangun hunian murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) seperti buruh.

"Kita memiliki fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) yang bisa memberikan bantuan subsidi kepada yang membangun rumah-rumah murah, akan kita dorong anggarannya agar bisa terus tersedia," tuturnya.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Paripurna DPR Tetapkan Tujuh Anggota Komnas HAM

  • Polisi Masih Dalami Politikus Penyandang Dana Saracen
  • DKI Ubah Trayek Angkutan Umum demi Program OK-OTRIP
  • Tidak Ada Logo Palu Arit di Spanduk Yang Digunakan Warga Demo Tolak Tambang Emas