Presiden Jokowi Resmikan Pos Terpadu di Perbatasan dengan Malaysia

Presiden akan menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS)

Jumat, 17 Mar 2017 11:28 WIB

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Aruk Kabupaten Sambas Kalbar. (Sumber: Setkab)

KBR, Sambas- Presiden Joko Widodo siang ini  meresmikan Kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Aruk  yang terletak di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas.  Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Kabupaten Sambas menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU dari Bandara Internasional Supadio, Kabupaten Kubu Raya, pada pagi tadi.

Setelah meresmikan PLBN Aruk, Presiden akan menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP), Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) di lokasi yang letaknya berdekatan dengan PLBN Aruk. Selanjutnya   setelah menunaikan ibadah salat Jumat, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kota Singkawang dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU.

Pada kunjungan kerja hari kedua di Kalbar ini,  Presiden disertai  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy Menteri Kesehatan Nila Moeloek dan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

MK Tolak Uji Materi Perppu Ormas

  • Periksa Guru Pembuat Materi Khilafah, Pemerintah Dinilai Reaktif
  • Catahu 2017 LBH Jakarta : Redupnya Api Reformasi
  • Penjual Organ dan Kulit Harimau Dituntut 3 Tahun Penjara