Perangi Mafia Tanah, Kementerian Agraria Gandeng Polri

"Kalau mafia diperangi sebagian masalah rumit hilang dan di masyarakat tidak terjadi lagi konflik."

Jumat, 17 Mar 2017 12:39 WIB

Ilustrasi (foto: Antara)


KBR, Jakarta- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional  dan Kepolisian Republik Indonesia meneken nota kesepahaman(MoU) dalam menyelesaikan masalah pertanahan. Salah satu yang jadi fokus adalah pemberantasan mafia pertanahan.

Kapolri Tito Karnavian mengatakan Polri akan serius membantu kementerian memberantas mafia.

"Kita ingin membersihkan mafia pertanahan. Ini banyak praktik-praktik, kelompok-kelompok, mafia yang sudah main. Baik di bidang penegakan hukum, mereka sampai ke jajaran penegakan hukum mereka sudah mengerti jalur-jalurnya. Akibatnya banyak kasus tanah terjadi oleh mafia pertanahan ini, overlapping, dan seterusnya." kata Tito di Mabes Polri, Jumat(17/3).

Polri dan kementerian membuat sebuah tim terpadu. Menurut Tito, tim ini akan mempermudah koordinasi antara pejabat pertanahan dan aparat polri.

Menteri Agraria Sofyan Djalil menyambut baik kerjasama ini. Menurutnya selama ini mafia pertanahan menjadi salah satu hambatan terbesar dalam program reforma agraria.

"Kalau mafia diperangi sebagian masalah rumit hilang dan di masyarakat tidak terjadi lagi konflik."


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Puasa kali ini bertepatan dengan masa kampanye pilkada 2018