Harga Cabai Mulai Turun, Cabai Rawit Hijau Turun 50 Persen

Turunnya harga cabai ini disebabkan pasokan cabai dalam dua pekan terakhir mulai stabil. Bahkan, beberapa jenis cabai suplainya melimpah, termasuk cabai rawit hijau yang harganya turun drastis.

Rabu, 15 Mar 2017 14:21 WIB

Suasana aktivitas pedagang di Pasar Induk, Majenang, Cilacap, Jawa Tengah. Tanpa keterangan tanggal. (Foto: Muh Ridlo Susanto/KBR


KBR, Cilacap – Harga berbagai jenis cabai di Pasar Tradisional Karangpucung Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah mulai turun kembali.

Penurunan termasuk pada cabai jenis rawit merah yang tadinya bertahan di harga tinggi saat jenis cabai lain mulai turun, pekan lalu.

Seorang pedagang cabai di Pasar Karangpucung, Harnoto mengatakan harga cabai rawit merah eceran paling murah pada pekan lalu Rp130 ribu per kilogram. Kini, harganya turun menjadi Rp110 ribu per kilogram.

Bahkan, harga rawit hijau kini hanya dijual Rp29 ribu per kilogram. Padahal, sebelumnya harga rawit hijau dijual Rp65 ribu per kilogram.

Harnoto mengatakan turunnya harga cabai ini disebabkan pasokan cabai dalam dua pekan terakhir mulai stabil. Bahkan, beberapa jenis cabai suplainya melimpah, termasuk cabai rawit hijau yang harganya turun drastis.

"Kemarin kan (cabai rawit merah) sampai Rp130 ribu, kalau sekarang ya kalau eceran dijual Rp110 ribu sampai Rp120 ribu per kilogram. Kemarin ini (turun) sudah dua pasaran (pekan). Karena banyaknya barang atau seperti apa itu. Tadinya nggak ada (stok), barangnya sedikit. Jadi lebih malah (stoknya). Kalau banyak barang kan harga tidak bisa mahal," kata Harnoto, di Pasar Karangpucng, Rabu (15/3/2017).

Baca juga:


Jenis cabai lainnya, seperti cabai ijo dan cabai keriting merah juga turun. Cabai ijo biasanya dijual seharga Rp25 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp15 ribu per kilogram.
Harga cabai keriting merah dua pekan lalu Rp42 ribu per kilogram. Saat ini turun Rp9 ribu, menjadi Rp33 ribu per kilogram.

"Yang turun drastis itu harga lombok ijo. Bawang merah turunnya juga banyak, sekarang ada yang Rp28 ribu per kilogram, Rp26 ribu dan Rp22 ribu per kilogram juga ada," kata Harnoto.

Harga bawang merah cenderung turun setelah pasokan mulai stabil datang dari sentra penghasil bawang merah, Brebes.

Akhir Februari lalu, harga bawang merah sempat naik menjadi Rp44 ribu per kilogram. Namun, sepekan kemudian berangsur turun hingga Rp28 ribu per kilogram untuk bawang merah kualitas super, Rp26 ribu kualitas sedang dan Rp22 ribu per kilogram untuk bawang kecil.

Seorang pedagang sayur di Pasar Karangpucung, Cilacap, Rodiyah mengatakan harga berbagai jenis sayuran juga cenderung stabil. Tomat dijual seharga Rp4 ribu per kilogram, terong dijual Rp7 ribu per kilogram dan welok (labu siam) Rp8 ribu per kilogram.

Rodiyah mengatakan komoditas sayuran relatif stabil karena mengandalkan hasil panenan petani lokal. Hal itu berbeda dengan cabai atau bawang merah yang sebagian besar mengandalkan pasokan dari luar daerah.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Ikhtiar Membentengi Anak-anak Muda Dari Radikalisme

  • Kepala Korps Brimob soal Penganiayaan Anggota Brimob Terhadap Wartawan LKBN Antara
  • Wakil Ketua KPK Laode M Syarief Soal Sikap KPK Terhadap Pansus Angket KPK Di DPR
  • Mendikbud Muhajir Effendy Soal Penerapan Sekolah Lima Hari Sepekan
  • Jadi Kepala UKP Pembinaan Pancasila, Yudi Latif Jelaskan Perbedaan dengan BP7
  • Siti Nurbaya: Lestarikan Lingkungan Perlu Kejujuran

Polisi Sudah Tunjuk Penyidik untuk Periksa Novel di Singapura

  • Koalisi Peduli KPK Sebut Penyerangan Air Keras Terhadap Novel Libatkan Petinggi Polri
  • Puncak Macet, 31.325 Kendaraan Keluar Tol Bogor
  • Kawanan Bersenjata Tembaki Konvoi PBB

Mudik seakan menjadi rutinitas tahunan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bagaimana kesiapan fasilitas sarana dan prasarana mudik tahun ini? Apakah sudah siap pakai untuk perjalanan pemudik?