Alasan Nasdem Usung Ridwan Kamil di Pilgub Jawa Barat

Namun begitu, deklarasi pencalonan Emil oleh Partai Nasdem tersebut didahului dengan tiga kesepakatan antar dua belah pihak.

Minggu, 19 Mar 2017 15:26 WIB

Ketua Umum Nasdem Surya Paloh (kiri) bersama Ridwan Kamil (kanan) usai Deklarasi Ridwan Kamil sebagai calon Gubernur Jabar 2018-2023. (Foto: Antara)


KBR, Bandung - Partai Nasdem mendeklarasikan dukungan bagi Wali Kota Bandung Ridwan Kamil untuk maju menjadi bakal calon gubernur pada Pilkada Jawa Barat 2018. RK--sapaan akrab Ridwan Kamil--dipilih lantaran dianggap sebagai salah satu kepala daerah yang bersih dari kasus korupsi.

Dalam deklarasi di Lapangan Monumen Bandung Lautan Api, Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Nasdem Jawa Barat, Saan Mustofa mengatakan, partainya meyakini lulusan arsitek itu merupakan kandidat terbaik untuk memimpin Jawa Barat.

"Karena saya berkeyakinan kalau Nasdem mampu melahirkan pemimpin-pemimpin, kepala daerah kepala daerah yang baik, insyaallah rakyat yang dipimpinnya akan mendapat manfaat dari kepala daerah yang baik tadi," kata Saan Mustofa di Lapangan Monumen Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (19/3/2017).

"Tapi kalau kita melahirkan kepala daerah kepala daerah yang busuk, yang jelek maka rakyat juga yang menanggung akibat dari kepala daerah yang tidak bertanggung jawab tersebut," imbuhnya lagi.

Baca juga:

Ketua DPP Nasdem Jawa Barat, Saan Mustofa pun mengatakan, tingginya ongkos politik dalam setiap pemilu menjadi salah satu pemicu korupsi ketika seorang calon sudah menjadi kepala daerah. Itu sebab, Saan mengklaim partainya konsisten menerapkan politik tanpa mahar bagi setiap calon kepala daerah yang diusung.

"Politik tanpa mahar ini telah dipelajari dari beberapa Pilkada beberapa lalu untuk mengurangi beban mahar politik setiap kandidatnya."


Tiga Syarat

Namun begitu, deklarasi pencalonan Emil oleh Partai Nasdem tersebut didahului dengan tiga kesepakatan antar dua belah pihak. Pertama, Emil harus bisa menjadikan Jawa Barat sebagai benteng pancasila.

Selain itu, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh juga mensyaratkan agar Ridwan Kamil tak bergabung dengan partai politik manapun. Kesepakatan ketiga, Emil juga diminta wajib mendukung Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

"Hal itu dapat menjadi optimisme masyarakat Jawa Barat dalam menyongsong Pilpres 2019 untuk mendukung Jokowi menjadi calon presiden," tukas Paloh.

Ridwan Kamil, kata Surya diyakini bisa menjadi pintu masuk dukungan Jawa Barat untuk Jokowi. Sebab secara nasional, provinsi tersebut memegang hak suara terbanyak.

Jika terpilih menjadi orang nomor satu di Jawa Barat, Emil juga diminta bergegas merampungkan pembangunan di provinsi tersebut. Sehingga, kata Surya, kesejahteraan warga pun akan meningkat.

Baca juga:

Sebelumnya saat pemilihan Wali Kota Bandung pada 2013 silam, Ridwan Kamil diusung oleh Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera. Namun saat terpilih, dia tak menjadi kader kedua partai. (ika)

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.