Sebulan Terakhir, Aceh Diguncang 25 Kali Gempa

"Kami khusus mengobservasi gempa-gempa yang signifikan, artinya belum tentu dirasakan tapi gempanya cukup kuat. Dan, ini beragam terjadi di Aceh," kata Akbar.

Jumat, 09 Feb 2018 18:22 WIB

Ilustrasi alat pemantau kekuatan gempa (seismograf). (Foto: www.penanggulangankrisis-depkes.go.id/Publik Domain)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

KBR, Aceh - Selama sebulan terakhir, provinsi Aceh berulangkali diguncang gempa, meski dengan kadar kekuatan yang belum tentu bisa dirasakan masyarakat. 

Berdasarkan catatan Stasiun Geofisika Mata Ie, Banda Aceh, sepanjang Januari hingga awal Februari 2018 wilayah provinsi Aceh diguncang 25 kali gempa. 

Gempa tersebut berkekuatan rata-rata diatas 2,5 Skala Richter (SR), meski belum tentu bisa dirasakan masyarakat. 

Pelaksana tugas harian Stasiun Geofisika Mata Ie Banda Aceh, Akbar mengatakan Aceh sangat rentan mengalami bencana gempa karena berada persis di ujung Pulau Sumatera. Dimana, lempengan bumi sering kali mengalami patahan yang berdampak terhadap terjadinya gempa.

"Untuk gempa signifikan yang tercatat disini ada sekitar 25 kali, pada periode Januari-Februari. Kami khusus mengobservasi gempa-gempa yang signifikan, artinya belum tentu dirasakan tapi gempanya cukup kuat. Dan, ini beragam terjadi di Aceh," kata Akbar menjawab KBR, Jumat (9/2/2018).

Pelaksana tugas harian Stasiun Geofisika Mata Ie Banda Aceh, Akbar menghimbau masyarakat senantiasa mengikuti informasi dari Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) guna menghindari situasi panik terkait bencana. 

BMKG mencatat ada 11 kabupaten kota di wilayah tengah, barat dan timur Aceh yang rentan mengalami gempa. Di antaranya Banda Aceh, Aceh Besar, Sigli, Pidie, Pidie Jaya, Lhokseumawe, Aceh Utara, Bireun, Aceh Tengah, Bener Meriah dan Aceh Barat.

"Yang terdeteksi terakhir, Kamis kemarin pada pukul 16.52 WIB dan gempa susulan 17.13 WIB," kata Akbar.

Baca juga:

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi
  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial

Sumur Minyak Tradisional Terbakar, Puluhan Warga Aceh Timur Mengungsi

  • Polisi Masih Selidiki Kebakaran Sumur Minyak di Aceh
  • Pemerintah Hong Kong Janji Bantu Indonesia Ungkap Kasus Bank Century
  • Dortmund Pertimbangkan Gunakan Jasa Arsene Wenger

Anda berencana ke luar negeri? Ingin beli oleh-oleh, tapi takut kena pajak? Pada 1 Januari 2018, pemerintah menerbitkan regulasi baru untuk impor barang bawaan penumpang dan awak sarana pengangkut.