Polisi Dalami Keterlibatan Karyawan Terduga Teroris di Banyumas

“Yang satu karyawannya. Ini yang satunya bosnya. Mereka pas sedang jalan berarengan."

Jumat, 02 Feb 2018 17:17 WIB

Polisi bersenjata melakukan penjagaan di rumah Sidik (33), terduga teroris yang ditangkap oleh Densus 88 Antiteror, di Desa Pasir Wetan, Karanglewas, Banyumas, Jateng, Kamis (1/2). (Foto: Antara)

KBR, Banyumas– Kepolisian mendalami peran Slamet alias SL, salah satu karyawan Sidik atau SI (53), terduga teroris yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (1/2/2018).  Kepala Polres Banyumas, Bambang Yudhantara Salamun mengatakan peran atau keterkaitan karyawan merangkap sopir Sidik itu masih didalami, apakah terkait dengan jaringan teroris Suryadi Mas’ud atau tidak.

Adapun bosnya, Sidik, kata Bambang, diduga menjadi penyandang dana sekaligus sempat menyembunyikan Ageng Nugroho, terduga teroris di jaringan yang sama. Ageng ditangkap Densus 88 di Temanggung, pada Kamis pagi.

Dia menjelaskan, Slamet adalah karyawan sekaligus tetangga Sidik di Desa Pasir Wetan Kecamatan Karanglewas, Banyumas. Slamet ditangkap bersama dengan SI saat mengendarai mobil di Purwokerto.
 
Bambang menjelaskan, Polres Banyumas dalam penangkapan terduga teroris ini hanya bersifat mendampingi Densus 88. Begitu pula ketika Densus 88 menggeledah dan menyita sejumlah barang bukti dari kediaman Sidik di Karangpucung, Purwokerto selatan maupun Pasir Wetan, Karanglewas.

“Yang satu karyawannya. Ini yang satunya bosnya. Mereka pas sedang jalan berarengan. Dua orang, yang satu itu sedang didalami perannya. Yang jelas itu (positif) yang SI. Kalau alasan untuk sementara ini, mereka satu komunitas ya. Informasi awalnya seperti itu. Yang satu SI, yang satu SL,” kata Kapolres Banyumas, Bambang Yudhantara Salamun, Jumat (1/2/2018).

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, Sidik dibawa ke Markas Kepolisian Daerah Jawa Tengah untuk pengembangan kasus ini. Adapun Slamet masih berada di Polres Banyumas.
 
Kapolres menambahkan, dalam penggeledahan di rumah terduga teroris, Sidik di Dusun Sukadamai RT 01/03 Desa Pasir Wetan Kecamatan Karanglewas, Banyumas Densus 88 menyita barang bukti berupa, sepucuk senapan angin, dua busur panah beserta anak panahnya, tiga flashdisk, berbagai buku dan dokumen tentang teroris.
 
Keterangan warga setempat, Sidik menempati rumah di Pasir Wetan itu sejak tiga tahun lalu bersama istri ketiganya, RM. Namun, Sidik jarang pulang dan bersosialisasi dengan warga. Adapun Slamet merupakan sopir Sidik yang juga tetangga berimpitan rumah.

Editor: Rony Sitanggang 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Tanggal 23 Juli nanti kita akan merayakan Hari Anak Nasional. Peringatan ini diharapkan bisa menjadi pengingat bahwa masih banyak persoalan yang dihadapi anak Indonesia.