BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrim Hingga 7 Februari

"Saat ini kita berada di musim hujan. Di Februari dan Maret nanti masih ada intensitas yang cukup tinggi," kata Agie Wandala Putra.

Senin, 05 Feb 2018 21:50 WIB

Rumah warga di bantaran Sungai Ciliwung terdampak banjir di Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta, Senin (5/2/2018). (Foto: ANTARA/Galih Pradipta)

KBR, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan masih akan kembali terjadi di daerah Bogor dan Jakarta, dalam beberapa hari ke depan meski curah hujan turun. 

Kepala Sub Bidang Iklim dan Cuaca BMKG Agie Wandala Putra mengatakan sejak tiga hari terakhir intensitas hujan memang mencapai puncak tertinggi. Meski begitu, menurut dia, curah hujan akan mulai menurun Selasa (6/2/2018).

"Sebetulnya hari ini konsentrasi hujan di wilayah Bogor, Puncak sudah berkurang. Diperkirakan beberapa hari ke depan juga mulai menurun. Ketinggian tertinggi memang terjadi hari ini," kata Agie saat dihubungi KBR, Senin (5/2/2018).

BMKG juga memperingatkan cuaca ekstrem masih perlu diwaspadai hingga tiga hari ke depan. Hujan lebat diperkirakan akan mengguyur sebagian besar wilayah di Indonesia hingga Rabu (7/2/2018).

Di samping Bogor dan Jakarta, hujan lebat juga diperkirakan terjadi di Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah bagian selatan dan tengah, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Bali, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.

"Saat ini kita berada di musim hujan. Di Februari dan Maret nanti masih ada intensitas yang cukup tinggi," kata Agie Wandala Putra.

Agie menambahkan tingginya gelombang di perairan Natuna, dan sebelah barat Kalimantan juga mesti diperhatikan. 

Hari ini, ketinggian gelombang di kawasan itu masih mencapai 2,5 hingga 3 meter. Sementara pesisir selatan Jawa menurut catatan BMKG masih di atas 1,5 hingga 2 meter. 

Baca juga:

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Wakapolri Tegaskan Tak Ada Pengamanan Khusus terkait Rencana Kembalinya Rizieq

  • JK Bantah Asian Games 2018 Kekurangan Dana
  • 5 Kecamatan di Karo Gelap Gulita Akibat Erupsi Sinabung
  • Netanyahu Kecam Pernyataan PM Polandia Soal Dalang Holocaust

Tidak lama lagi kita akan merayakan pesta rakyat yang diadakan setiap 5 tahun sekali. Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang jatuh pada tahun 2019.