Ilustrasi


KBR, Jakarta- Calon Bupati Bekasi nomor urut 3, Obon Tabroni menyayangkan minimnya partisipasi pemilih dalam menggunakan hak suaranya dalam Pilkada serentak hari ini di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kata dia, minimnya sosialisasi dari KPUD dan kekacauan daftar pemilih tetap menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan banyak pemilik suaranya tidak bisa menggunakan hak suaranya.

Meski tidak memiliki angka pasti, dia memperkirakan lebih dari 40 persen pemilik suara tidak menggunakan hak pilihnya.

"Misalnya ada yang sudah milih nih, tapi undangannya ga ada. Atau kalau ada pun, TPS nya jauh banget jadi pada males nyoblos, itu masalah juga. Persoalan lain kaya e-ktp lah. (Pengaruhnya besar atau tidak dalam permasalahan partisipasi?) Ya besar lah, kalau dulu orang gampang kalau mau milih. Kalau sekarang engga, peraturan berubah-ubah juga," ujarnya kepada KBR di Posko Pemenangan OTC, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/02).

Meski demikian dia tetap optimistis bisa memenangi pertarungan dalam Pilkada di Bekasi ini. Alasannya kata dia, relawan pasangan nomor 3 adalah relawan yang paling solid dan kompak. Untuk pengawasan perolehan suara nanti Kata dia, relawan Obon Bambang tersebar di seluruh TPS yang angkanya mencapai 4900 lebih.

Selain itu kata dia, relawan juga ikut memantau di semua tingkatan mulai dari TPS hingga tingkat KPU Daerah.

"Dari jumlah saksi kita hampir 100 persen terisi di semua TPS dari 4954 TPS. Terus kecenderungan masyarakat berharap ada perubahan di Bekasi sangat tinggi karena secara kota Bekasi memang kota kaya tapi kalau kita lihat kondisi keseharian masyarakat jauh dari harapan. Kita kan menjanjikan perubahan yang signifikan. Saya optimis bisa mencapai lebih dari setengahnya lah," ucapnya.

Dia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh relawan yang sudah bekerja sejak awal hingga hari ini tanpa imbalan apapun. Kata dia, tanpa kerja keras relawan, pasangan nomor urut tiga ini tidak akan bisa sukses.

"Semua juga tahu kalau relawan Obon yang paling solid. Percuma kalau banyak uang juga kalau relawannya berantakan," tambahnya.

Sebelumnya Pilkada Bekasi 2017 diikuti oleh lima pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati. Total, ada 9 calon bupati dan calon wakil yang akan ikut mencoblos sedangkan sisanya tidak ikut mencoblos dikarenakan bukan warga Bekasi.

Obon Tabroni sendiri mencoblos di TPS 16 Desa Telagamurni, Kecamatan Cikarang Barat. Sedangkan wakilnya, Bambang Sumaryono, mencoblos di TPS 10 Desa Tridayasakti, Kecamatan Tambun Selatan. 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!