Hadapi Sepakbola SEA Games, Timnas Blusukan Cari Pemain Muda Berbakat

Timnas memiliki pekerjaan berat karena ditargetkan merebut medali emas SEA Games 2017 serta lolos empat besar di Asian Games 2018. Karena itu, kata Bima Sakti, mereka harus membentuk timnas yang sanga

Kamis, 02 Feb 2017 19:52 WIB

Petugas sedang membersihkan lobi kantor PSSI. (Foto: ANTARA)


KBR, Balikapapan – Jajaran pelatih tim sepakbola nasional PSSI berencana keliling daerah untuk merekrut pemain-pemain berbakat. Pencarian pemain itu untuk persiapan pembentukan skuat timnas guna menghadapi pesta olahraga Asia Tenggara SEA Games 2017.

Asisten pelatih Timnas Bima Sakti mengatakan banyak pemain-pemain muda berbakat di daerah yang kemungkinan belum terpantau selama ini. Karena itu, Timnas tidak hanya akan menyeleksi pemain yang berasal dari klub profesional saja.

Bima Sakti mengatakan Timnas memiliki pekerjaan berat karena ditargetkan merebut medali emas SEA Games 2017 serta lolos empat besar di Asian Games 2018. Karena itu, kata Bima Sakti, mereka harus membentuk timnas yang sangat kuat.

"Target memang berat. Kita harus juara SEA Games, kemudian lolos empat besar Asian Games. Saya dengan Head coach Luis Milla (menganggap) ini memang tugas berat dan mulia, tapi akan kita hadapin semua. Akan kita perjuangkan semua, semampu kita," kata Bima Sakti, Kamis (2/2/2017).

Sepanjang penyelenggaraan SEA Games, tim sepakbola nasional Indonesia baru dua kali meraih medali. Capaian itu jauh di bawah Thailand yang sudah 13 kali merebut medali emas. Sedangkan di Asian Games, timnas Indonesia belum pernah sekalipun meraih medali, bahkan belum pernah lolos ke babak empat besar.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Indonesia masih menghadapi masalah jumlah penduduk yang besar dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi. Pertambahan jumlah penduduk tidak seimbang dengan pertumbuhan kesempatan kerja.