Cap Go Meh, Pontianak Gelar Ritual Naga Buka Mata

"Ritual yang mesti dijalani sebelum memulai atraksi. Jadi semacam minta izinlah kepada Tuhan untuk memulai acara agar berjalan dengan baik."

Kamis, 09 Feb 2017 21:17 WIB

Ritual buka mata naga di Pontianak, Kalimantan Barat. (Foto: KBR/Edho Sinaga)

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}


KBR, Pontianak– Perayaan Cap Go Meh 2017 di Kota Pontianak ditandai dengan ritual “Naga Buka Mata”. Ritual diikuti  9 naga replika yang berasal dari sejumlah pemadam kebakaran swasta yang ada di kota ini.   Prosesi ritual ini dilakukan di Vihara Kwan Tie Bio yang terletak di Jalan Diponegoro Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (09/02) sore, oleh Suhu yang sudah dimasuki  roh dari kayangan.
 
Juru bicara panitia Cap Go Meh Pontianak 2017, Andreas Acui Simanjaya mengatakan, proses ini wajib dilakukan sebelum replika naga itu diarak keliling kawasan pecinan di Pontianak yakni Jalan Gajahmada dan Tanjungpura.
 
Andreas  mengatakan sejumlah kegiatan dilakukan pada Perayaan Cap Go Meh 2017 ini, yang dimulai dengan pekan kuliner dan arakan naga yang diakhiri dengan pembakaran naga pada Minggu (12/02/2017). Kata dia, perayaan ini sebagai simbol kebudayaan yang  diharapkan bisa mendongkrak kunjungan wisatawan baik, lokal, nasional dan mancanegara ke Kota Pontianak.

Dijelaskan Andreas, ritual naga buka mata ini memang bertujuan agar naga memberikan keajaiban untuk mengundang naga turun dari kayangan yang bisa memberikan berkah, dalam membantu masyarakat Kalbar, terhindar dari malapetaka. Selepas perayaan ini, setiap naga yang melakukan ritual buka mata, pada hari ke-16 Imlek harus dibakar agar tidak membahayakan keselamatan para pemain naga tersebut.

“Jadi mereka buka mata itu bukan wewenang panitia itu, tapi memang ritual yang mesti dijalani sebelum memulai atraksi. Jadi semacam minta izinlah kepada Tuhan untuk memulai acara agar berjalan dengan baik. Dari sisi pengamanan juga cukup baik, dimana dikawal ketat oleh Polisi dan TNI dan juga salah satu LSM Bela Negara,” ungkap Andreas Acui Simanjaya di Pontianak, Kamis ( 11/02/2017) sore.

Puncak perayaan Cap Go Meh di Kalimantan Barat  dipusatkan di Kota Singkawang, yang berjarak 4 jam dari Pontianak. Direncanakan pada Sabtu (11/02/2017) sejumlah Duta Besar Negara sahabat, akan hadir di Kota Seribu Klenteng itu. 


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.