Presiden Minta Perbankan Salurkan Kredit ke UMKM

"Perbankan jangan sampai asyik mengumpulkan dana pihak ketiga, tapi pemberian kreditnya susah."

Jumat, 19 Jan 2018 08:49 WIB

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2018, di Jakarta, Kamis (18/1). (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo mengingatkan industri perbankan agar menyalurkan kredit secara merata kepada masyarakat. Dia berharap bank bisa membantu menumbuhkan perekonomian masyarakat kecil dan menengah melalui penyaluran kredit usaha.

"Kita tinggal memastikan tumbuhnya industri keuangan ikut mendorong perekonomian yang berkualitas. Contohnya di perbankan jangan sampai asyik mengumpulkan dana pihak ketiga, tapi pemberian kreditnya susah. Saya perlu ingatkan. Terutama usaha yang kecil, usaha menengah, usaha mikro," ujar Jokowi di acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan, Kamis (18/1).

Industri perbankan diharapkan bisa menaruh perhatian lebih kepada pengusaha mikro atau pengusaha kecil. Menurut dia harus ada usaha bersama untuk mendorong masyarakat terhubung kepada perbankan. Hal itu dilakukan melalui program nontunai.

Pemerintah juga   siap memfasilitasi peningkatan kredit bagi pengusaha kecil salah satunya melalui Bank Wakaf Mikro. Bank tersebut merupakan pemberi fasilitas kredit khusus pengusaha kecil di sekitar lingkungan pesantren.

"Membantu pengusaha mikro menjadi pengusaha kecil, pengusaha kecil menjadi pengusaha menengah. Memang membutuhkan lebih banyak tenaga dan pikiran. Tetapi memang itu yang harus kita lakukan."

Editor: Rony Sitanggang 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

RKUHP, Koalisi Kebebasan Pers Sangsi Audiensi dengan DPR Bawa Perubahan

  • BMKG : Kemarau di Aceh Berlanjut Hingga Maret
  • Israel Beli Minyak Ke ISIS
  • TC Tahap Dua TImnas, Milla Tak Panggil Evan Dan Ilham

Tidak lama lagi kita akan merayakan pesta rakyat yang diadakan setiap 5 tahun sekali. Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang jatuh pada tahun 2019.