Pilkada Serentak, Kapolri Yakin Berlangsung Aman

"Potensi kerawanan Pilkada ini sebetulnya tidak terlalu tinggi,"

Rabu, 24 Jan 2018 11:16 WIB

Kapolri Tito Karnavian. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta-  Kepala Kepolisian Republik Indonesia Tito Karnavian yakin Pilkada 2018 bakal berjalan aman. Dia beralasan, Pilkada sudah berkali-kali dilaksanakan di Indonesia.

"Khusus masalah Pilkada, kesimpulan utama kita, bahwa potensi kerawanan Pilkada ini sebetulnya tidak terlalu tinggi, kenapa? Karena kita sudah sering mengalami Pilkada. Di tahun 2015 aja ada 200 lebih Pilkada berlangsung aman. Tahun lalu 101, juga aman," ujar Tito di Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/01).

Tito  meyakini Pilkada tak akan diwarnai SARA.

"Karena yang pertama, tidak banyak partai-partai oposisi mengusung calon yang sama jadi terjadi crossing. Ada beberapa antara partai oposisi dan pemerintah yang calonnya berbeda, artinya latar belakangnya tidak bisa dieksploitasi masalah agama dan lain-lain seperti di Jawa Barat," kata Tito.

Tito   menegaskan   Polri dan TNI  akan berada di posisi netral.

"Ini saya instruksikan kepada seluruh jajaran Polri netral, ini perintah dari Bapak Presiden yang menyatakan TNI-Polri harus netral. Sekali TNI Polri netral dipercaya publik, kalau sudah dapat kepercayaan publik, kita bakal diberi legitimasi untuk bertindak," ungkapnya. 


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.