Para pendukung merayakan kemenangan oposisi dalam pemilu di depan Markas NLD. (Foto: Phyu Zin Poe)

Para pendukung merayakan kemenangan oposisi dalam pemilu di depan Markas NLD. (Foto: Phyu Zin Poe)

Dalam pemilu bersejarah, oposisi Partai Liga Nasional untuk Demokrasi atau NLD meraih kemenangan telak.

Meski penghitungan suara masih berjalan, tapi komandan militer dan juru bicara presiden sudah memberikan selamat kepada pemimpin oposisi, Aung San Suu Kyi.

Komisi Pemilihan Umum mengatakan hasil final akan diumumkan dalam dua minggu mendatang.

Meski demikian perayaan besar-besaran atas kemenangan oposisi telah berlangsung.

Maung Myo bergabung dengan perayaan itu di Yangon.

Warga yang bergembira tumpah ruah memenuhi jalanan di luar maskas partai oposisi utama Senin lalu.

Karena penghitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum masih berlangsung, para pendukung bertanya-tanya kapan kemenangan NLD diumumkan.

Wai Myo San salah satunya. “Ini hari kemenangan. Saya datang kemari untuk mengecek hasil pemilu. Saya ingin tahu siapa yang menang.”

NLD diperkirakan memenangkan mayoritas kursi di parlemen.

Anggota Komisi Pemilihan Umum masih terus memperbaharui hasil penghitungan suara di negara-negara bagian dan berbagai wilayah setiap hari.

NLD diperkirakan memenangkan lebih dari 80 persen suara di kedua majelis di Parlemen. Dan para pendukung partai ini telah merayakan kemenangannya.

Kandidat NLD yang menang, Thet Thet Khaing, mengatakan masyarakat sangat membutuhkan pemimpin yang baik. 

“Negeri kita membutuhkan sebuah lembaga yang bisa menuntun kita menuju sistem pemerintah yang lebih baik. Selama 50 tahun negara ini salah urus dan ini saatnya untuk memperbaiki kesalahan itu.”

Hasil sementara pemilu menunjukkan kalau masyarakat ingin mengganti pemerintahan saat ini.

Tapi penerima Hadiah Nobel dan pemimpin NLD, Aung San Suu Kyi, berhati-hati untuk tidak menganggu pemerintahan saat ini.

Berbicara di atas panggung, dia meminta para pendukungnya untuk tetap tenang dan menghargai pihak yang kalah pemilu.

“Saya ingin meminta saudara-saudara untuk tidak menggunakan kata-kata yang bisa mempermalukan pihak yang kalah dalam pemilu ini. Kemenangan kita adalah untuk semua rakyat bukan untuk individu atau organisasi. Itu sebabnya kami ingin mengajak semua orang untuk bekerja bersama-sama,” kata Suu Kyi.

Suu Kyi sudah menulis kepada Presiden Thein Sein, juru bicara majelis rendah Shwe Mann dan komandan militer Jenderal Min Aung Hlaing. Dia meminta sebuah pertemuan untuk kepentingan  ‘rekonsiliasi nasional’.

Partai yang berkuasa Partai Solidaritas Bersatu dan Pembangunan diperkirakan kehilangan banyak kursi di parlemen.

Pemimpin partai Htay Oo, mengatakan partainya akan menghormati hasil pemilu.“Kami belum tahu hasil resminya tapi kami akan menerima apapun hasilnya.”

Kelompok yang skeptis khawatir pemerintah tidak mau menyerahkan kekuasaan kepada NLD.

Tapi bagi warga seperti Wai Myo, mereka menggantungkan harapan pada NLD untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah.

“Saya punya harapan besar pada NLD. Jika NLD berkuasa, saya berharap akan ada perubahan dramatis. Kami akan menyingkirkan totalitarianisme. Saat ini masyarakat harus berjuang untuk bertahan hidup sehingga jika pemerintahnya berganti, maka kehidupan masyarakat akan lebih baik dan sejahtera,” harap Wai Myo.

Mungkin terlalu dini mengatakan kalau NLD bisa membawa perubahan di negara ini.

Tapi satu hal yang pasti, jalan NLD menuju demokrasi dan kemakmuran rakyat yang lebih baik masih panjang.

 

Bagikan berita ini :

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!