Han Hyun-min Model Kulit Hitam Pertama Asal Korea Selatan

Pada 2020, diperkirakan 300an ribu penduduk Korea akan berasal dari beragam etnis.

Senin, 17 Jul 2017 08:00 WIB

Han Hyun-min adalah model berkulit hitam pertama di Korea Selatan. Dia menantang gagasan tentang sep

Han Hyun-min adalah model berkulit hitam pertama di Korea Selatan. Dia menantang gagasan tentang seperti apa orang Korea itu. (Foto: Courtesy of SF Models (By Park Jong-soon))

Bila bicara soal negara dengan keragaman ras, Korea Selatan mungkin bukan contoh yang cocok.

Satu dekade lalu, buku pelajaran di sana bahkan memuji apa yang disebut ‘darah murni’ masyarakatnya. Dan banyak yang bangga dengan homogenitas rasial ini. Tapi, imigrasi mengubah segalanya. 

Pada 2020, diperkirakan 300an ribu penduduk Korea akan berasal dari beragam etnis. Salah satunya remaja bernama Han Hyun-min. Dia menantang gagasan tentang seperti apa orang Korea itu. Jason Strother menyusun kisahnya dari Seoul.

Di usia 16 tahun, Han Hyun-min sudah menjadi veteran catwalk. Pada Pekan Mode Seoul yang berlangsung baru-baru ini, Han dengan percaya diri berjalan mondar-mandir di catwalk mengenakan jins robek dan rompi. Dia lalu berhenti di hadapan deretan fotografer, menatap kilatan lampu kamera lalu berbalik. 

Han punya penampilan yang unik dan kariernya sebagai model melejit dengan cepat. Dia tinggi, langsing dan berkulit hitam. Tapi penampilan ini juga membuatnya terasing. Han bercerita di belakang panggung, beberapa model tidak mau bicara padanya karena menganggap dia tidak bisa bahasa Korea.

“Bisa dimengerti kalau orang mengira saya orang asing atau menggunakan bahasa Inggris saat pertama bertemu saya. Saya tahu saya kelihatan sangat berbeda dari orang Korea sampai saya mulai bicara,” kisah Han.

Han adalah model berkulit hitam pertama di negara itu dan bahasa ibunya adalah Korea. Ayah Han adalah imigran asal Nigeria dan ibunya orang Korea. Tapi Han mengaku tidak tahu banyak soal Afrika dan tidak pernah berhubungan dengan keluarga di sana.

Dia menghabiskan seluruh hidupnya di Korea dan merasa seperti orang Korea lainnya. Tapi itu tidak membuat anak-anak lain berhenti menggoda soal penampilannya. “Mereka mengatakan hal-hal seperti ibu kamu kan orang Korea kok kamu berkulit hitam? Saya merasa mereka jijik dengan saya,” tutur Han.

Han tidak terlalu memikirkan kenangan itu dan menganggap itu hanyalah guyonan anak-anak. Tapi dia mengakui warna kulit yang berbeda akan membuat hidup di Korea lebih sulit.

Ada stigma yang melekat pada orang dengan ras campuran di negara ini. Di masa lalu, banyak anak-anak ini lahir dari hubungan antara tentara AS dan pekerja seks Korea. Ribuan anak itu kemudain dikirim ke luar negeri untuk diadopsi. 

Sementara anak yang tetap tinggal di Korea, kata para advokat, menghadapi diskriminasi parah di sekolah dan tempat kerja.

Michael Hurt adalah anak dari veteran Afrika Amerika dan ibu Korea. Dia adalah dosen sosiologi visual di Universitas Yonsei di Seoul. Menurutnya anak-anak Korea dari orangtua berkulit hitam mengalami perlakuan lebih buruk ketimbang dari orangtua kulit putih.

“Pada dasarnya jika Anda punya orangtua berkulit hitam, Anda dianggap lebih rendah karena Anda berkulit gelap. Dalam budaya Korea, kulit gelap dikaitkan dengan kelas pekerja atau kelas bawah,” jelas Hurt.

Hurt mengatakan model Han Hyun-min bukan orang Korea berkulit hitam pertama yang terkenal.

Dia merujuk pada penyanyi In Soonni yang populer puluhan tahun di sini. Tapi itu tidak serta merta membuat masyarakat menerima keragaman ras.

“Saya bangga pada anak ini. Saya senang ada tempat bagi seseorang seperti dia di luar sana. Tapi di saat yang sama, tidak berarti orang mengubah pandangan mereka tentang ras atau hierarki yang sudah tertanam dalam pikiran masyarakat,” kata Hurt lagi.

Dunia model punya tantangan tersendiri bagi Han Hyun-min. Penata riasnya mengatakan sulit menemukan alat kosmetik bagi Han di Korea. Karena di sini kebanyakan model ingin tampil lebih putih. 

Tapi Han sepertinya tidak terganggu karena dukungan dari para penggemarnya. “Iya saya dapat banyak pesan. Beberapa mengatakan saya terlihat mengagumkan. Saya juga punya penggemar orang Nigeria dan mereka bilang sangat bangga pada saya karena saya adalah orang Nigeria,” kata Han.

Saya bertanya pada Han apakah dia adalah panutan bagi keragaman ras di Korea? Dan dia bilang jalan itu masih panjang. Saya pun bertanya hal pribadi, apakah dia saat ini punya pacar atau tidak.

“Saya tidak punya pacar. Karena saya tidak begitu populer. Saya tidak tahu apakah saya ini ganteng atau tidak. Saya rasa para gadis tidak begitu menyukai saya,” aku Han.

Han mengatakan untuk saat ini dia hanya ingin fokus pada karir modelingnya dan berharap bisa kembali melenggang di atas catwalk.

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

Wiranto: Kasus HAM Masa Lalu Sulit Diungkap

  • 131 TKI Ilegal Dideportasi Malaysia
  • Jasa Antar Obat RSUD Blambangan Banyuwangi
  • Pelatih Kritik Kualitas Liga 1