Asia Calling Program 26 November 2016

A feminist men’s movement in Indonesia. The legacy of a Dutch anthropologist in the remote mountains of the Philippines. And we meet the Indian man who started an unlikely orchard in the desert.

Senin, 28 Nov 2016 11:18 WIB

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



A feminist men’s movement in Indonesia.

The legacy of a Dutch anthropologist in the remote mountains of the Philippines.

And we meet the Indian man who started an unlikely orchard in the desert. A feature from our ongoing special coverage of climate change across the region. 

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

Puluhan organisasi Masyarakat sipil melalui gerakan #BersihkanIndonesia menantang kedua capres dan cawapres yang berlaga dalam Pemilu Presiden 2019 mewujudkan komitmen “Indonesia Berdaulat Energi".