Asia Calling Program 23 September 2017

Rohingya struggle for survival in Bangladesh. In Myanmar we ask why the Rohingya aren't accepted. Indian journalist Gauri Lankesh murdered. Undocumented Asian migrants in the US face uncertainty.

Senin, 25 Sep 2017 09:53 WIB

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

From Bangladesh, we hear from the Rohingya who have fled their homes to save their lives, but are still struggling for survival in makeshift camps.   

Inside Myanmar, we ask why it is the Rohingya, one of Myanmar’s many ethnic minority groups, have never been accepted.   

An outspoken Indian journalist murdered. what does it say about freedom of the press in the world’s largest democracy?  

In the US, the undocumented migrants that have become President Trump’s political pawns. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP

  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Arsul Sani: KPK Jangan Bernafsu Tangani Korupsi Swasta

  • BPBD Lebak: Gempa Hantam 9 Kecamatan
  • Jerat Hari Budiawan, Warga Tumpang Pitu Protes Putusan Hakim
  • Gunakan GBK, Persija Naikan Tiket Pertandingan Piala AFC

Padahal para pekerja di kedua jenis industri ini kerap dituntut bekerja melebihi jam kerja dan juga kreativitas yang tak terbatas.