Asia Calling Program 22 July 2017

The rise of cow vigilante groups in India. A new film explores the impacts of Australia's largest ever oil spill. A refugee child in Pakistan teaching adults, and reimagining the future of education.

Senin, 24 Jul 2017 09:56 WIB

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

ARTIKEL TERKAIT

We meet a child prodigy, who at just 11 years old has 4 languages under his belt, is teaching classes of adults, and is imagining a new future for education in his two home countries, Afghanistan and Pakistan.

A new film explores how Australia’s largest oil spill has had devastating impacts on Indonesian seaweed farmers, and traces their fight for justice.

At the end of the show we hear from Korea’s top rating baseball podcast that has an invisible behind-the-scenes twist.

But first up, we take a look at the rise of cow vigilante groups in India.

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

Kuasa Hukum: Ada Gangguan di Otak Setnov

  • Beredar Surat Dari Novanto Soal Jabatannya, Fahri Hamzah: Itu Benar
  • Gunung Agung Meletus, Warga Kembali Mengungsi
  • Kasus PT IBU, Kemendag Bantah Aturan HET Beras Jadi Biang Penggerebekan