Torn Between Two Cultures: Afghans in Europe

Living in a different culture isn't always easy.

Senin, 08 Jul 2013 17:46 WIB

Cultures, Afghan, Europe

Most international troops are scheduled to leave Afghanistan by the end of next year.

But road-side bombs and attacks by the Taliban are an ever-present danger.

Many Afghans fear the Taliban may return once foreign troops pull out.

And this could mean that many flee their homeland in search of a better life elsewhere.

But living in a different culture isn't always easy.

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!

  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah
  • Wiranto Ajak 5 Negara Keroyok ISIS di Marawi
  • Jokowi: Dulu Ikut Presidential Threshold 20 Persen, Sekarang Kok Beda...

KPK Beberkan Ratusan Bukti di Praperadilan Setnov

  • Pemkab Rembang Batasi Usia Penerima Bantuan Kejar Paket
  • Malaysia Menarik Pernyataan soal Rakhine