Asia Calling on 18 June 2016

Women fighting abuse in Burma. The state of the death penalty in Indonesia. And music healing the wounds inflicted by a racist attack in Australia.

Senin, 20 Jun 2016 09:26 WIB

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Australia is in many ways a very liberal, multicultural country.


But there are deep of undercurrents of racism that occasionally manifest in ugly ways.


This week on Asia Calling, we hear the story of one man brutally attacked, who has been using music as a form of healing.


We’re also hearing about women fighting abuse in Burma, and the state of the death penalty in Indonesia. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Amnesty Internasional Sebut Politik Kebencian Tumbuh Subur di Indonesia

  • Diduga Bikin Sungai Rusak, DPRD Kabupaten Lebong Tegur PT Pertamina Geothermal
  • Pertama Kali, Saudi Gelar Arab Fashion Week
  • Pertandingan Kedua AFC CUP, Persija Optimis Menang

Garut adalah salah satu daerah sentra produksi jeruk di Jawa Barat. Jeruk Garut telah ditetapkan sebagai Jeruk Varietas Unggul Nasional dengan nama Jeruk Keprok Garut.