Asia Calling 26 August 2017

Afghan refugees stage a 2 week long sit-down strike in Sweden. Why has no Pakistani civilian PM never finished a term in office? The Islamic practice of 'Instant divorce,' banned in India.

Senin, 28 Agus 2017 08:35 WIB

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Young Afghan refugees in Sweden hold a 2-week long protest – a peaceful sit-in, as they plead not to be sent back to Afghanistan, where conflict continues to mount.

In Pakistan, ousted Prime Minister Sharif has announced he will challenge the Supreme Court ruling that has disqualified him from office. Our correspondent asks why it is that not a single civilian Prime Minister has served a full term in the country.

And in Thailand, we meet the refugees and migrant workers who are uniting across ethnic lines that divided them in their home country Myanmar.

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob

  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas
  • MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

pernah melihat atau bahkan mengalami sendiri perlakuan diskriminatif / ujaran kebencian di ruang pendidikan, tempat kerja, lembaga pemerintahan, dan ruang publik lainnya tapi tidak tahu lapor kemana?