Program Asia Calling Tanggal 30 Juli 2016

Bagaimana mungkin anak-anak terlibat dalam konflik, berubah menjadi mesin perang yang membunuh tanpa berpikir atau takut?

Selasa, 02 Agus 2016 09:53 WIB

Dalam Program Asia Calling pekan ini, bagaimana mungkin anak-anak terlibat dalam konflik, berubah menjadi mesin perang yang membunuh tanpa berpikir atau takut?

Dalam Asia Calling pekan ini, kita akan mendengar kisah seorang komandan perang anak, yang terjebak dalam konflik agama brutal di Ambon tahun 1999.

Tapi cerita yang sebenarnya adalah apa yang dia lakukan sekarang - dia menggunakan seni dan musik untuk menyatukan umat Islam dan Kristen. 

Kita juga akan mendengarkan laporan soal meningkatnya aksi unjuk rasa Dalit di India dan bendungan kontroversial di Burma. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Kepala KSP Moeldoko Tepis Anggapan Miring

  • Izin Impor Beras Dialihkan, PT PPI Tak Keberatan
  • BNPB Siapkan Anggaran Rp 166 Miliar untuk Perbaiki Rumah Korban Banjir Bima
  • PS TNI Gagal Menang Melawan 10 Pemain Persebaya

Memberdayakan masyarakat bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya seperti apa yang dilakukan anak-anak muda asal Yogyakarta ini melalu platform digital yang mereka namai IWAK.