Asia Calling Program on 27 August 2016

A truth and reconciliation process is underway in Nepal. Geopolitics behind a $46 million mega project between China and Pakistan. A wealth of communist art in Indonesia, once shunned, now uncovered.

Senin, 29 Agus 2016 10:40 WIB

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}



A decade after peace was declared between Maoist rebels and the Nepalese government a truth and reconciliation process is underway.

But for victims of atrocities what does closure mean – and are they likely to get it?

We’re also going to be hearing about the geopolitics behind a $46 million mega project between China and Pakistan.

A wealth of communist art in Indonesia, once shunned, now uncovered.

We have all that and more coming up on this week’s show. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas

  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres
  • SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh
  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil

Jepang Jadi Pendana Kereta Semi-Cepat Jakarta-Surabaya

  • KLHS Pegunungan Kendeng Rampung Disusun
  • KKP Klaim 3 Tahun Belakangan Stok Ikan Meningkat
  • KPU: Belum Ada Bakal Pasangan Calon Pilkada Kota Bandung yang Lengkapi Persyaratan

Satu keluarga bisa jadi kesulitan makan, yang lain punya kelebihan makanan.