Program Asia Calling Tanggal 11 Juni 2016

Para jurnalis dan aktivis di Thailand dikuntit militer, Beijing menerapkan percontohan perdagangan karbon dan bertemu perempuan pertama Afghanistan yang memimpin orkestra.

Senin, 13 Jun 2016 10:21 WIB

Pada kunjungan terakhir ke Bangkok, kehidupan warga di sana terlihat biasa-biasa saja. 

Tapi saya mendengar cerita dari teman-teman yang mengaku takut untuk mengkritik junta militer, bahkan meski tidak secara terbuka.

Dan kita tidak mendengar banyak soal ini di media.

Nah pekan ini di Asia Calling, kita akan mendengar dari warga Thailand yang kerap dikuntit dan sensor pribadi para jurnalis, yang tidak yakin apakah mereka akan melanggar gari-garis tak kasat mata ...

Kita juga akan melihat pasar karbon di Tiongkok dan bertemu perempuan pertama yang memimpin sebuah orkestra nasional di Afghanistan. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

SPDP Pemimpin KPK, Jokowi Minta Tak Gaduh

  • Wiranto: Jual Saja Lapas Cipinang untuk Bangun Lapas di Pulau Terpencil
  • Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi
  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum

MKD Mulai Bahas Penggantian Novanto Sebagai Ketua DPR

  • Polisi Kedepankan Masalah Korupsi Dibanding Laporan SPDP Terhadap KPK
  • Dijagokan Jadi Ketum Golkar, Ini Kata Airlangga
  • Lahan Disegel, Warga Pulau Pari Berencana Gelar Aksi di Depan Istana

“Jadi orang malah jadi keluar masuk untuk merokok, berapa waktu yang terbuang,” kata Tari Menayang dari Komnas Pengendalian Tembakau