Program Asia Calling Tanggal 13 Mei 2017

Setiap tahun, kapal nelayan asing yang tidak terdaftar menangkap ikan yang bernilai miliaran dolar dari perairan Indonesia.

Senin, 15 Mei 2017 11:35 WIB

AUDIO

{{ currentTime | hhmmss }} / {{ track.duration / 1000 | hhmmss }}

Setiap tahun, kapal nelayan asing yang tidak terdaftar menangkap ikan yang bernilai miliaran dolar dari perairan Indonesia. Pemerintah mencoba untuk membasmi mereka dengan cara meledakkan dan menenggelamkan kapal-kapal yang masuk laut Indonesia. Kami akan menghadirkan investigasi tentang perdagangan ikan ilegal di Indonesia dan Filipina bagian pertama.

Kami juga mengajak Anda mengunjungi sebuah sekolah untuk nenek di India tempat para perempuan tua bisa mendapatkan kesempatan yang mereka lewatkan saat masih kecil.

 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019
  • Jokowi Perintahkan Polisi Kejar MCA sampai Tuntas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Permintaan atas produk laut Indonesia untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor sangat besar tapi sayangnya belum dapat dipenuhi seluruhnya. Platform GROWPAL diharapkan dapat memberi jalan keluar.