Festival Enggano, Memperkenalkan Mutiara Tersembunyi di Samudera India

Pulau Enggano adalah pulau yang berada di Kabupaten Bengkulu Utara dengan luas 400,6 km². Pulau ini menyimpan keindahan yang masih jarang dilirik orang.

Rabu, 23 Nov 2016 16:47 WIB

Pulau Enggano adalah salah satu destinasi yang menjadi focus utama promosi pariwisata di Bengkulu. Oleh karena itu untuk pertama kali tahun ini, Kantor Perwakilan Propinsi Bengkulu di Jakarta dan Ikatan Keluarga Bengkulu Utara (IKABU) menggelar Festival Enggano. Kegiatan promosi Pulau Enggano ini dilakukan sepanjang tahun ini dan festival di Anjungan Bengkulu - Taman Mini Indonesia Indah pada18-27 November 2016 adalah puncaknya. “Kerjasama Pemprov Bengkulu melalui Kantor Perwakilan di Jakarta dengan IKABU ini adalah untuk memperomosikan  Bengkulu  dan khususnya Enggano agar menjadi lebih baik dan sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia yang akan di kunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara,” kata Sekjen IKABU Jaya, Alamsyah Bermanno.

Pulau Enggano adalah pulau  yang berada di Kabupaten Bengkulu Utara dengan luas 400,6 km². Pulau ini menyimpan keindahan yang masih jarang dilirik orang. Alam permukaan dan bawah lautnya sangat  indah. Kawasan Enggano memiliki beberapa pulau-pulau kecil, yaitu Pulau Dua, Merbau, Bangkai yang terletak di sebelah timur laut Pulau Enggano, dan Pulau Satu yang berada di sebelah selatan Pulau Enggano. Selain pemandangan alam, Pulau Enggano juga kaya akan budaya. Terdapat 6 puak di Enggano yaitu Kaitora, Kauno, Kaharuba, Kaahua, Kaharubi dan Kamaik sebagai suku para pendatang.

Pada Festival Enggano di Taman Mini Indonesia Indah memamerkan  keindahan salah satu pulau terluar Indonesia itu.  “Keindahan Pulau Enggano ini akan tergambar dalam Art Performance: The Lost Paradise in Indian Ocean yang berisi serangkaian penampilan seni tari dan lagu dari Enggano, yang dikemas dalam pertunjukan theatrical tentang perjalanan dua orang turis ke Enggano yang menjumpai berbagai keindahan atau pengalaman yang menakjubkan,” ujar Alamsyah Bermanno.

Sepanjang festival akan disajikan beragam pentas budaya, produk kerajinan dan aneka kuliner khas dari Bengkulu serta hadir pula Pa’buki - pimpinan Kepala Suku sekaligus Ketua Lembaga Adat Pulau Enggano, para Kepala Suku dan para penari dari Enggano.

Festival Enggano diharapkan akan menjadi agenda tahunan bagi IKABU hingga tahun 2021. Tahun 2016 Festival Enggano yang pertama ini, bagian dari gelaran Pasar Betaboer dan Kreasi Rakyat yang digelar pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Kantor Perwakilan Provinsi Bengkulu di Jakarta dalam rangka memperingati HUT Bengkulu ke-48 di Anjungan Bengkulu.  

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

MKD DPR: Kalau Ada yang Bilang 'DPR Rampok Semua', Bisa Kami Laporkan ke Polisi

  • Kapolri Ancam Copot Pejabat Polri di Daerah yang Gagal Petakan Konflik Sosial
  • Impor Garam 3,7 Juta Ton, Susi: Bukan Rekomendasi KKP
  • Kapolri: 2018 Indonesia Banyak Agenda, Mesin Makin Panas
  • Jokowi: Masa Sudah 3-4 Tahun Masih Bawa-bawa Urusan Pilpres

Saksi Sidang Korupsi e-KTP, Saksi: SN Group Dapat Jatah 7 Persen

  • Komnas HAM: Penyerangan Tokoh Agama Bisa Mengganggu Pilkada
  • Toko Agama Banyak Diserang, Kepolisian Banyuwangi Amankan Rumah Ibadah
  • Kedubes AS Di Montenegro Dibom

Garut adalah salah satu daerah sentra produksi jeruk di Jawa Barat. Jeruk Garut telah ditetapkan sebagai Jeruk Varietas Unggul Nasional dengan nama Jeruk Keprok Garut.