Pancasila Sebagai Energi Positif Pemersatu Bangsa

Rabu, 11 Okt 2017 15:25 WIB

Saat ini Indonesia dihadapkan pada berbagai problem kebangsaan yang tak kunjung usai, salah satunya adalah krisis Pancasila. Sebagai ideologi bangsa, Pancasila berperan sebagai pemersatu bangsa Indonesia yang terdiri dari beragam latar belakang suku dan agama. Selama 72 tahun Pancasila di bawah semboyan Bhineka Tunggal Ika, telah sanggup menyatukan bangsa Indonesia. Namun, Globalisasi menjadi tantangan berat bagi keberadaan Pancasila, terutama di kalangan generasi muda. Seperti apa tantangannya? Bagaimana menghadapinya?

Dengarkan Ruang publik KBR dengan tema Pancasila Sebagai Energi Positif Pemersatu Bangsa yang dipersembahkan oleh Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menghadirkan narasumber, Diasma, M.Hum - Staf Ahli Unit Kerja Presiden-Pembinaan Ideologi PancasilaUKP-PIP, Tiara Savitri - Pendiri Yayasan Lupus Indonesia pada Kamis, 12 Oktober 2017 pukul 09.00 WIB di radio jaringan KBR yang tersebar di seluruh Indonesia, bagi yang di Jakarta bisa dengarkan di 104,2 MSTri FM Jakarta atau via Youtube Channel: Ruang Publik KBR dan website kbr.id atau melalui aplikasi android dan IOS search KBR Radio. Kami juga mengundang Anda yang ingin bertanya atau memberikan komentar melalu telpon bebas pulsadi 0800 140 3131. Pertanyaan juga bisa diajukan melalui pesan singkat, whatsapp di 08121188181 atau mention ke akun twitter @halokbr. 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Gubernur Yogyakarta Pastikan Tindak Tegas Pelaku Aksi Intoleransi

  • Sebagai Panglima Tertinggi, Jokowi Perintahkan Bawahannya Tak Bikin Gaduh
  • Kalau Tak Setuju Ide Tes Keperawanan, Jangan Menyerang!
  • Jokowi: Kita Lebih Ingat Saracen, Ketimbang Momentum
  • SBY Bertemu Mega di Istana, JK: Bicara Persatuan
  • 222 Triliun Anggaran Mengendap, Jokowi Siapkan Sanksi Bagi Daerah

Penembak Brimob di Timika Berjumlah 15 Orang

  • Ahli: PNPS Penodaan Agama Langgar HAM Warga Ahmadiyah
  • Jokowi Tunjuk Din Syamsuddin sebagai Utusan Khusus Dialog Antaragama
  • Tak Dapat Bantuan KIS, Puluhan Pemulung Geruduk Gedung DPRD Sumut