Rumah Keramik F. Widayanto

Rumah Tanah Baru ini dibangun oleh F. Widayanto sejak tahun 2007, Pria kelahiran tahun 1953 ini dikenal sebagai keramikus kreatif lulusan Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB.

Senin, 27 Okt 2014 11:38 WIB

Tiga lembar tiket masuk sudah ada di tangan kami setelah membayar tiga puluh ribu rupiah, jangan lupa  mengisi buku tamu ini bukti bahwa kami pernah berkunjung ke tempat ini. Rumah Keramik F. Widayanto terbuka untuk umum, buka setiap hari mulai pukul 9 pagi sampai pukul 4 sore kecuali hari libur nasional. Bangunan pintu gerbang utamanya bergaya rumah Joglo Jawa dengan ukiran kayu pada pintu dan jendela. Di kiri dan di kanannya diletakkan meja dan kursi kayu sehingga pengunjungpun bisa bersantai. Nuansa keramik sudah ada di sini, lampu gantungnya terbuat dari keramik yang unik bermotif daun. Ada juga keramik bermotif kupu-kupu di letakkan di kiri dan di kanan pintu sepertinya berfungsi sebagai tempat sampah. Saya semakin penasaran untuk mengintip ke dalam bangunan di atas tanah seluas kurang lebih satu hektar ini yang beralamat di jalan Curug Agung No.1 Tanah Baru Beji, Depok Jawa Barat dan dikenal dengan nama Rumah Tanah Baru F. Widayanto. Rumah Tanah Baru ini dibangun oleh F. Widayanto sejak tahun 2007, Pria kelahiran tahun 1953 ini dikenal sebagai keramikus kreatif lulusan Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB.


Baca artikel selengkapnya: Warna-Warni Rumah Keramik F. Widayanto

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas
  • Kasus Novel Jadi Ganjalan Jokowi pada Pemilu 2019

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Selama ini kita sering mendengar berita mengenai orang yang meninggal akibat penyakit diabetes, sehingga menjadikan diabetes sebagai salah satu penyakit yang ditakuti.