Apa Sebab Pangeran William Menggagas Situs Kesehatan Mental?

Hasil survei menemukan bahwa 48% karyawan Inggris telah mengalami masalah kesehatan mental dalam pekerjaan mereka saat ini.

Kamis, 13 Sep 2018 13:17 WIB

Ilustrasi: pangeran william (CNN.com)

ARTIKEL TERKAIT

KBR - Pangeran William meluncurkan sebuah situs web guna meningkatkan kesehatan mental di tempat kerja. Gagasan ini berawal dari sebuah penelitian anyar yang memperingatkan bahwa separuh dari karyawan Inggris menderita di tempat kerja. Dan The Duke of Cambridge atau Pangeran William ditunjuk untuk mengungkap masalah itu melalui proyek "Kesehatan Mental di Tempat Kerja".

Hasil survei menunjukkan 48% karyawan Inggris mengalami masalah kesehatan mental dalam pekerjaan mereka saat ini.

Survei terhadap 44.000 pekerja oleh Badan Amal itu menemukan, hanya separuh dari jumlah total penderita gangguan kesehatan mental yang berani mambahas masalahnya dengan bos masing-masing. Padahal menurut penelitian Deloitte yang dirilis pada 2017, masalah kesehatan mental pekerja ini membebani pengusaha Inggris antara £ 33 miliar dan £ 42 miliar per tahunnya.

"Sekarang adalah waktu untuk perubahan langkah bagaimana kita berpikir tentang kesehatan mental di tempat kerja. Semua pengusaha perlu membuatnya fokus dan mendukung staf mereka," kata Kepala Eksekutif Organisasi, Paul Farmer.

"Kami tahu bahwa pengusaha ingin melakukan lebih banyak dan mulai melihat kesehatan mental sebagai prioritas, tetapi sering tidak tahu harus mulai dari mana. Gerbang "Kesehatan Mental di Tempat Kerja" baru akan mengubah itu," tambah Farmer.

Situs yang digagas Pangeran William bakal menawarkan pengetahuan dan informasi mengenai kesehatan mental. Termasuk dokumen, podcast dan blog yang memungkinkan pengguna menyesuaikan pencarian mereka berdasarkan sektor.

Peluncuran karya Pangeran William sebelumnya untuk kampanye kesehatan mental Heads Together, yang diluncurkannya bersama saudaranya, Pangeran Harry pada 2016 lalu.

Dia mengatakan pada sebuah acara pada Maret bahwa, "ketika bekerja dapat memberikan rasa kepuasan yang besar, kadang-kadang menjadi sumber stres yang signifikan dan berdampak negatif terhadap kesehatan mental kita."

Sebuah studi terpisah yang dirilis Selasa (11/9/2018) oleh Konfederasi Industri Inggris (CBI) mengingatkan bahwa tantangan kesehatan mental di lokasi kerja di Inggris adalah "besar dan terus berkembang". Perkiraannya, jumlah pekerja di Inggris yang mengalami masalah kesehatan mental mencapai lima juta orang pada 2018 ini.



Editor: Nurika Manan

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

Saat ini ada banyak cara dan sarana untuk membantu orang lain. Lewat NusantaRun salah satunya.