Jokowi Optimis Indonesia Sabet Emas pada Final Bulutangkis

Tim bulu tangkis beregu putra akan bertanding pada babak final, setelah mengalahkan tim bulutangkis putra Jepang dengan skor 3-1.

Rabu, 22 Agus 2018 11:39 WIB

Presiden Joko Widodo (tengah) menghadiri Upacara Pembukaan Asian Games ke-18 Tahun 2018 di Stadion Utama GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (18/8). (Antara)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo berencana menonton langsung pertandingan final Asian Games cabang olahraga bulutangkis beregu putra antara Indonesia dan China, malam ini. Jokowi juga optimistis Indonesia akan kembali menyabet medali emas pada pertandingan tersebut. Menurut Jokowi, catatan medali Indonesia hingga saat ini sudah baik.

"Itu disetiap cabang sudah ada target-targetnya. Sudah ditentukan. Kalau melesetnya lebih, enggak apa-apa. Kalau melesetnya kurang, itu baru enggak boleh. (Anda sudah puas?) Alhamdulillah kemarin terakhir masih dapat dari angkat besi, Eko Yuli, patut kita syukuri bersama. Moga-moga hari ini ditambah lagi, besok tambah lagi, besoknya tambah lagi," kata Jokowi usai salat Iduladha di Lapangan Tegar Beriman Kabupaten Bogor, Rabu (22/08/2018).

Pada malam nanti, tim bulu tangkis beregu putra akan bertanding pada babak final, setelah mengalahkan tim bulutangkis putra Jepang dengan skor 3-1. Pada babak semifinal tadi malam, kemenangan diperoleh melalui pasangan ganda Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Fajar Alfian/Muhmmad Rian Ardianto, serta tunggal putra Jonatan Christie.

Jokowi mengatakan, posisi Indonesia yang menempati peringkat keempat saat ini sudah baik. Meski begitu, Jokowi berkata, para atlet tetap harus bekerja keras untuk memperoleh medali lebih banyak lagi. Ia juga optimistis kontingen Indonesia akan menempati sepuluh besar, bahkan di peringkat delapan, dengan menyabet minimal 16 medali emas. (mlk)

Baca juga:

Tim Bulu Tangkis Beregu Putra Indonesia Melaju ke Final Asian Games 

Atlet Perempuan Dominasi Perolehan Medali Sementara Indonesia di Asian Games 2018 

Komentar
Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

Saat ini ada banyak cara dan sarana untuk membantu orang lain. Lewat NusantaRun salah satunya.