Pemberdayaan Pekerja Rumah Tangga di Hong Kong

Bonnie Chiu , mahasiswa berusia 20 tahun dari Universitas Chinese di Hongkong muncul dengan ide untuk membentuk usaha sosial untuk memberdayakan perempuan lewat fotografi.

Senin, 10 Jul 2017 11:14 WIB

PRT di Hongkong

PRT di Hongkong

Di Hong Kong, setidaknya ada 300 ribu buruh migran, kebanyakan dari  mereka berasal dari Indonesia dan Filipina.

Bonnie Chiu , mahasiswa berusia 20 tahun dari Universitas Chinese di Hongkong muncul dengan ide untuk membentuk usaha sosial untuk memberdayakan perempuan lewat fotografi.

Lensational adalah suatu usaha sosial di Hongkong yang menggunakan fotografi sebagai media untuk mengatasi kesepian para buruh migran.
 
Dilaporkan oleh Samantha Yap.  

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.