Tokoh dan Musiknya: Nani Nurani

Jumat, 22 Jul 2016 15:32 WIB

Usai manggung di ulang tahun Partai Komunis Indonesia tahun 1965 di Cianjur, Jawa Barat, nasib Nani berubah. Ia dituduh terlibat Gerakan 30 September 1965 dan disebut sebagai kader Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra).

Lantaran tuduhan itu, pada Desember 1968 dia ditangkap lalu dijebloskan ke penjara. Tanpa melewati proses persidangan, penyanyi kebanggan Presiden Indonesia pertama Soekarno itu mendekam di penjara selama 7 tahun. Nani tak benar-benar lepas dari bayang-bayang cap ‘anggota PKI’ meski telah mendapat pembebasan penuh pada Maret 1976.

Ada sebuah lagu yang selalu mengingatkannya pada masa-masa mendekam di penjara. Apa itu?  


Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Dirjen AHU Freddy Harris soal Pencabutan Badan Hukum Ormas HTI

  • Bagi-Bagi Kopi di Filosofi Kopi 2
  • (Wawancara) Batal Temui Luhut, Senator Australia Kecewa
  • PDIP: Jika Tak Kompak Dukung Pemerintah, Silakan PAN Keluar Dari Koalisi
  • Indonesia Turki Sepakati Perangi Terorisme Lintas Negara
  • Alasan Polisi Hentikan Kasus Kaesang

DPR Sahkan UU Pemilu, Jokowi : Sistem Demokrasi Berjalan Baik

  • Gerindra Yakin MK Batalkan Pasal Pencalonan Presiden di UU Pemilu
  • UU Pemilu Untungkan Jokowi
  • Hampir Empat Bulan, Jadup Banjir Aceh Tenggara Belum Cair

Perkawinan anak dibawah usia minimal, menjadi hal memprihatinkan yang seharusnya menjadi perhatian dari pemerintah apabila benar-benar ingin melindungi anak-anak sebagai generasi penerus Bangsa.