Alumni 212 Berharap Peserta Demo 'Geruduk' Facebook Capai Seribu Orang

Koordinator Long March Alumni 212, Ali Alatas mengatakan aksinya itu untuk menanyakan ke perwakilan Facebook di Indonesia mengapa memblokir akun milik kelompok FPI sejak Selasa, 19 Desember 2017.

Jumat, 12 Jan 2018 14:26 WIB

Massa kelompok FPI bergerak dari Universitas Al Azhar Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2018). Mereka memprotes Facebook yang memblokir akun FPI. (Foto: KBR/Winna Wijaya)

KBR, Jakarta - Puluhan orang bergerak dari depan Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Jakarta Selatan untuk menggelar aksi mendatangi kantor media sosial Facebook di Jakarta. Kelompok yang mengatasnamakan Long March Alumni 212 itu bergerak mengarah ke Grand Capitol Gatot Subroto, Kuningan, Jakarta Selatan.

Koordinator Long March Alumni 212, Ali Alatas mengatakan aksinya itu untuk menanyakan ke perwakilan Facebook di Indonesia mengapa memblokir akun milik kelompok FPI sejak Selasa, 19 Desember 2017.

"Misalnya satu akun FPI tentang bedah rumah, bedan rumah orang-orang miskin, ada Hilal Merah Indonesia (HILMI) isinya tentang bantuan kemanusiaan, itu dihapus. Dibilangnya konten Anda mengandung tindakan kriminal. Ada lagi akun, misalnya Gerakan Indonesia Sholat Shubuh, lah gerakan itu isinya seratus ribu doang tetap diblokir juga," kata Ali sebelum berangkat long march di depan Universitas Al Azhar Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2018).

Ali Alatas belum bisa memastikan jumlah orang yang ikut aksi, yang digelar usai salat Jumat itu. Tapi ia berharap jumlah peserta bisa mencapai seribu orang.


Sementara itu, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Edi Surasa mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh sejak Kamis, aksi massa kali ini diperkirakan mencapai seribu orang. Massa berasal dari Bogor, Bekasi, Banten dan Jakarta. 

Massa bergerak menuju Kantor Facebook di Grand Capitol Gatot Subroto, Kuningan melalui putaran Senayan.

"Nanti keluar dari sini, lalu masuk jalur Pattimura. Kemudian putaran Senayan, patung itu kita potongkan arus sedikit lewat kantor Kementerian PAN. Lalu lurus menuju Santa, Santa terus lagi Mampang belok kiri. Kemudian Kuningan belok kiri lanjut objek. Nggak jauh dari situ," kata Edi Surasa. 

Polres Metro Jakarta Selatan mengerahkan sekitar 50 orang aparat gabungan dari unit Lalu Lintas, Polres dan Polsek.

Baca juga:

Editor: Agus Luqman 

Komentar

Beri Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Lies Marcoes Bicara Soal Perempuan dan Anak Dalam Terorisme

  • Begini Kata Wapres JK soal Ricuh di Mako Brimob
  • Perlambat Izin Usaha, Jokowi Siap Hajar Petugas

152 Napiter Mako Brimob Ditempatkan di 3 Lapas Nusakambangan

  • Abu Afif, Napi Teroris dari Mako Brimob Dirawat di Ruang Khusus RS Polri
  • Erupsi Merapi, Sebagian Pengungsi Kembali ke Rumah
  • Jelang Ramadan, LPG 3 Kg Langka di Rembang

Konflik agraria dari tahun ke tahun terus naik. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) mencatat terjadi 600an konflik agraria sepanjang tahun lalu, meningkat 50 persen dibandingkan 2016.